Apakah anda pernah melihat para pramusaji rumah makan padang yang sedang membawa piring bertumpuk tumpuk belasan bahkan puluhan piring rumah makan padang yang berisi nasi beserta lauk pauk dan menyajikan ke hadapan pembeli? Nah keterampilan tersebut adalah manatiang piriang.
Mungkin anda sudah tahu bahwa rumah makan padang selain sudah terkenal cita rasa makanan dan lauknya yang begitu gurih juga terkenal dengan keunikan dalam hal penyajian, yaitu sang pramusaji bisa membawa belasan sampai puluhan piring dengan menggunakan nampan dalam melayani pembelinya.
Pramusaji Membawa Piring Rumah Makan Padang

Cari piring grosir murah untuk usaha rumah makan Padang? dapatkan dipabrik piring murah IFI Melamine
Keterampilan yang harus dimiliki setiap pelayan saat membawa piring rumah makanan padang biasanya ada pelatihan khusus yang tujuannya agar dapat dengan cepat dan cekatan dalam melayani tamu, asal anda tahu dalam mempelajari manatiang piriang dibutuhkan waktu yang tidak sedikit melainkan dibutuhkan sekitar dua sampai tiga tahun mempelajari keterampilan tersebut dan konsekuensinya harus membayar piring yang pecah dikarenakan terjatuh.
Perlu anda ketahui bahwa manatiang piriang merupakan sebuah kata kerja yang berarti mengangkat piring/membawa piring yang biasanya pekerjaan ini dilakukan oleh seorang lelaki pada acara adat saat menjamu tamu. Cara penyajian unik seperti ini sudah berlangsung sejak lama yang termasuk restoran cepat saji khas Indonesia, sehingga pelayan restoran dituntut untuk membawa peralatan makan dan minum untuk menyajikan berbagai menu restoran.
Walaupun cara penyajianya dengan menumpuk peralatan makan dan minum yang berisi berbagai menu rumah makan padang, makanan yang disajikan tetap higienis di karenakan bagian bawah piring yang bisa saja menyentuh makanan tetap dalam keadaan bersih
Beberapa rumah makanan padang masih ada yang mempraktekan manatiang piriang ini,pelayan atau pramusaji membawa piring rumah makan padang dengan cara bertumpuk tumpuk piring dengan berbagai menu lauk di tangan kiri dan juga membawa tumpukan piring di tangan kanan yang menyajikan dengan waktu yang singkat di meja makan,
Di tengah keramaian pengunjung para pramusaji dengan sangat cekatan dalam melayani para pelanggan, belajasan piring yang berisi menu lauk pauk satu persatu di tumpuk di tangan kiri dan kanan lalu dengan cepat membawa ke tempat pelanggan bahkan ada yang naik turun tangga, sontak aksi ini pun menjadi tontonan para pelanggan pasalnya menurut mereka aksi ini pun sangat unik dan tidak ada yang seperti ini di tempat makan lain selain di rumah makan padang.
Baca Juga : Tips Memilih Nampan Unik Sesuai Kebutuhan Anda
Selain keunikan khas cara membawa piring seorang pramusaji juga harus berlatih kurang lebih dua sampai tiga tahun untuk mempelajari keterampilan manatiang piriang, dan konsekuensinya juga harus membayar piring yang pecah, tujuannya yaitu agar setiap pramusaji benar benar memiliki keterampilan manatiang piriang nantinya, dan setelah terampil seorang karyawan pramusaji bisanya bisa membawa kurang lebih sekitar 28 tumpuk piring beserta menu sekaligus.
Namun sekarang manatiang piriang sudah mulai jarang, pasalnya sekarang sudah di gantikan dengan menggunakan gerobak dalam membawa piring, tetapi disisi lain banyak para pengunjung sengaja mencari rumah makan padang dengan penyajian unik seperti membawa piring rumah makan padang dengan cara manatiang piriang karena tanda atau bukti rumah makan tersebut otentik asli khas masakan padang.
Kesimpulan
Nah itu adalah hal yang dapat anda ketahui jika anda mau mengunjungi rumah makan padang selain anda dapat melihat seorang pelayan dapat membawa piring rumah makan padang dengan cara bertumpuk tumpuk dengan berbagai menu dan lauk, hal itu juga sebagai ciri khas pelayanan rumah makan padang, dan pastinya makanan yang disajikan juga tetap higienis.


